Minggu, 12 Desember 2010
Rahasia Kesuksesan James J. Corbett
James J. Corbett atau yang dikenal dengan nama "Gentleman Jim" adalah seorang petinju kelas berat dan juga seorang aktor.
Kemenangan legendaris yang diingat banyak orang adalah ketika dia mengalahkan John L.Sullivan dalam 21 ronde pada tahun 1892.
Ketika diwawancara rahasia kesuksesannya menjadi juara tinju kelas berat, dia mengatakan :
“Bertarunglah satu ronde lagi.
Setelah kaki Anda begitu kelelahan sehingga Anda harus berjalan tersaruk-saruk kembali ke tengah ring,
bertarunglah satu ronde lagi.
"Setelah lengan Anda begitu capai sehingga Anda hampir hampir tidak sanggup mengangkat tangan untuk membuat pertahanan,
"bertarunglah satu ronde lagi.
"Setelah hidung Anda berdarah dan mata Anda lebam dan Anda begitu kehabisan tenaga
sehingga Anda mengharapkan lawan Anda menghantam rahang Anda dan menidurkan Anda,
"bertarunglah satu ronde lagi.
Dengan mengingat bahwa orang yang selalu bertarung satu ronde lagi tidak pernah dikalahkan.” Read More..
Jumat, 08 Oktober 2010
Resep Mujarap untuk mengatasi kesedihan hati ala Willis H Carrier
Willis H Carrier adalah seorang insinyur berotak cemerlang. Sekarang ia Kepala Carrier Corporation yang terkenal diseluruh Dunia, berkedudukan di New York.
Ketika masih muda, Mr Carrier bekerja pada The Buffalo Forge Company di New York. Ia mendapat tugas memasang alat pembersih gas di pabrik The Pittsburgh Plate Glass Company di Crystal City di Missouri. Pabrik ini nilainya Miliaran Dollar. Pemasangan ini bertujuan membuang kotoran dari bensin sehingga bensin tersebut dapat dibakar tanpa merusak mesin.
Ditempat saya bekerja timbul kesulitan yang tidak dapat dilihat sebelumnya sehingga tidak bisa memenuhi Persyaratan garansi yang kami janjikan. Saya jadi bingung karena kegagalan ini, Kepala saya serasa mau pecah, saya jadi sangat sedih hingga tidak bisa tidur, kata Mr Carrier.
Akhirnya Pikiran sehat saya berjalan kembali, saya jadi ingat bahwa kesedihan dan kekhawatiran tidak akan membawa keuntungan bagi saya. Saya lalu mencari jalan untuk menangani persoalan tersebut yg saya beri nama Teknik anti Sedih. Cara ini terdiri dari tiga Langkah yaitu :
- Saya menganalisa situasi dengan berani dan jujur. Lalu saya pertimbangkan akibat apa yg paling buruk yang mungkin terjadi dari kegagalan tersebut.
- Setelah memperhitungkan kemungkinan yg paling buruk yg mungkin terjadi, saya setuju menerimanya. Setelah itu saya mengalami peristiwa yang amat penting, yaitu saya merasa lega dan merasakan kedamaian yang tidak saya miliki selama beberapa hari ini.
- Setelah itu, dengan tenang saya mencurahkan waktu serta tenaga untuk memperbaiki keadaan paling buruk yang telah saya terima dengan hati yang iklas.
Sedih mempunyai ciri yang sangat jelek, yaitu menghancurkan kemampuan kita untuk berkonsentrasi. Kesedihan menghilangkan kekuatan kita untuk memutuskan sesuatu. Sebaliknya bila kita memaksa diri untuk menerima kenyataan paling jelek, kita dapat memusatkan pikiran untuk mengatasi persoalan yang kita hadapi. Hasilnya Hidup saya hamper tidak pernah mengalami kesedihan lagi.
Read More..
Rabu, 06 Oktober 2010
Latar Belakang Bagaimana dan mengapa buku ini ditulis
Tiga puluh lima tahun yang lalu, saya termasuk salah satu pemuda yang paling malang hidupnya di New York. Saya bekerja sebagai pedagang truk, saya tidak menyukai pekerjaan tersebut. Saya muak dan malu tinggal di kamar murahan dan jorok di West Fifth-sixth Street. Kamar yang penuh dengan kecoak. Saya masih ingat, pada suatu pagi saat ingin mengambil dasi dari gantungan, kecoak-kecoak berhamburan lari tunggang langgang ke segala penjuru.
Setiap malam saya pulang ke kamar saya yang sunyi dengan kepala pusing. Saya berontak karena impian indah sewaktu di bangku kuliah berubah menjadi mimpi yang amat buruk yakni melakukan pekerjaan yang saya benci, tinggal bersama kecoak dan makan makanan yang jelek serta tidak ada harapan masa depan sama sekali. Saya merindukan saat-saat santai membaca dan menulis buku seperti yang pernah saya mimpikan sewaktu di bangku kuliah.
Saya tahu dengan menghentikan pekerjaan ini tidak akan rugi, saya ingin membuat hidup saya bersemarak dan penuh kebahagiaan. Pendek kata, saya telah sampai ke Rubicon. Artinya sudah tiba saatnya untuk mengambil sebuah keputusan besar. Dan dengan keputusan tersebut hidup saya berubah dan hidup saya selama tiga puluh lima tahun terakhir ini menjadi bahagia dan menguntungkan, jauh melebihi cita-cita yang saya bayangkan.
Read More..
Kesan Pada Sekuntum Bunga
Sepasang suami istri menceritakan pengalaman mereka tentang sekuntum bunga mawar yang telah memberi dampak sangat besar. Ketika itu pasangan tersebut melakukan perjalanan ke luar kota. Di tengah perjalanan mereka mampir ke sebuah rumah makan nan asri yang berada di tepi jalan raya.
Si istri tak langsung duduk dan memesan makanan seperti yang dilakukan suaminya, melainkan langsung pergi menuju kamar kecil. Di kamar kecil yang ditata sangat rapi dan bersih itulah si istri melihat sekuntum bunga mawar nan segar dan cantik. Seketika hatinya terdorong untuk membersihkan washtafel.
Selesai bersantap, pasangan suami istri itu segera menuju meja kasir. "Mawarnya segar dan cantik sekali," kata si istri kepada pemilik rumah makan memuji.
Read More..
Si istri tak langsung duduk dan memesan makanan seperti yang dilakukan suaminya, melainkan langsung pergi menuju kamar kecil. Di kamar kecil yang ditata sangat rapi dan bersih itulah si istri melihat sekuntum bunga mawar nan segar dan cantik. Seketika hatinya terdorong untuk membersihkan washtafel.
Selesai bersantap, pasangan suami istri itu segera menuju meja kasir. "Mawarnya segar dan cantik sekali," kata si istri kepada pemilik rumah makan memuji.
Read More..
Sabtu, 28 Agustus 2010
Kisah Pohon Apel
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.
Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
Read More..
Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
Read More..
Senin, 23 Agustus 2010
Penderitaan Orang Pelit
Dikisahkan tentang seorang lelaki berusia 60-an tahun yang menjadi buah bibir di kampungnya. Pasalnya, lelaki paruh baya tersebut terkenal sangat pelit, bahkan untuk makan sehari-hari dan kesehatannya sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa dia jarang sekali makan lebih dari sepotong roti setiap hari.
Suatu ketika ia marah habis-habisan kepada istrinya, lantaran istrinya itu membeli seekor ikan untuk lauk mereka makan. "Kamu ini perempuan boros. Aku saja tidak pernah membeli ikan, kok kamu berani-beraninya beli ikan," bentak lelaki itu uring-uringan.
Si istri yang sabar dan sangat hapal tabiat suaminya itu berusaha membela diri. "Bukan saya yang beli, tetapi tetangga sebelah yang memberikan ikan ini untuk kita," dalihnya.
Kalau begitu, potong-potong ikan itu menjadi 7 bagian untuk jatah lauk makan kita selama 7 hari. Kalau mau menggoreng beri garam, tapi sedikit saja nanti garamnya cepat habis," sahut lelaki itu memberi solusi sekaligus instruksi.
Read More..
Suatu ketika ia marah habis-habisan kepada istrinya, lantaran istrinya itu membeli seekor ikan untuk lauk mereka makan. "Kamu ini perempuan boros. Aku saja tidak pernah membeli ikan, kok kamu berani-beraninya beli ikan," bentak lelaki itu uring-uringan.
Si istri yang sabar dan sangat hapal tabiat suaminya itu berusaha membela diri. "Bukan saya yang beli, tetapi tetangga sebelah yang memberikan ikan ini untuk kita," dalihnya.
Kalau begitu, potong-potong ikan itu menjadi 7 bagian untuk jatah lauk makan kita selama 7 hari. Kalau mau menggoreng beri garam, tapi sedikit saja nanti garamnya cepat habis," sahut lelaki itu memberi solusi sekaligus instruksi.
Read More..
Jumat, 07 Mei 2010
Percakapan Investor dan Nelayan
Suatu ketika saat seorang Investor Besar dari Amerika datang berlibur ke pedesaan, pada saat sedang asyik menikmati pemandangan di pedesaan, ia melihat seorang nelayan sedang memancing ikan. Saat ia mendekati nelayan itu, terlihat ada beberapa ekor ikan didalam perahu nelayan tersebut. Sesaat kemudian terjadilah percakapan antara Investor kaya ini dengan sang Nelayan.
Read More..
Read More..




